Berita

Pengakuan Tomas Gili Raja Sumenep: Listrik Menyala 12 Jam, Warga Kian Aktif Beribadah dan Belajar

Avatar
744
×

Pengakuan Tomas Gili Raja Sumenep: Listrik Menyala 12 Jam, Warga Kian Aktif Beribadah dan Belajar

Sebarkan artikel ini
Pengakuan Tomas Gili Raja Sumenep: Listrik Menyala 12 Jam, Warga Kian Aktif Beribadah dan Belajar

Mediapribumi.id, Sumenep — Peningkatan pasokan listrik dari enam jam menjadi dua belas jam per hari di Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep, memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan masyarakat setempat.

Tokoh Masyarakat (Tomas) sekaligus kiai setempat, K. Muhammad Adam, mengatakan, salah satu perubahan yang paling terasa adalah meningkatnya antusiasme warga dalam beribadah di masjid. Menurutnya, jumlah jamaah kini meningkat hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya.

“Kalau dulu listrik hanya nyala enam jam, jamaah paling 10 orang. Sekarang bisa sampai dua saf,” kata Kiai Adam, Senin (26/5/2025).

Ia menambahkan, tambahan durasi aliran listrik tidak hanya menunjang kegiatan ibadah, tetapi juga mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

“Dengan listrik 12 jam, alhamdulillah, aktivitas ekonomi makin lancar. Kesehatan dan pendidikan pun ikut terbantu,” katanya.

Sedangkan untuk sektor pendidikan, penerangan pada malam hari memberi anak-anak kesempatan belajar lebih lama di rumah. Sementara itu, fasilitas kesehatan dapat beroperasi lebih optimal berkat pasokan listrik yang lebih stabil.

Meski demikian, Kiai Adam menilai, suplai listrik masih perlu ditingkatkan. Ia bersama tokoh masyarakat lainnya kini mendorong agar pasokan listrik dapat menyala selama 24 jam penuh. Hal ini, kata dia, penting untuk mendukung digitalisasi pendidikan yang menuntut akses listrik tanpa henti.

“Kami berharap listrik bisa menyala 24 jam. Sekarang pendidikan mulai berbasis digital, tentu butuh penerangan dan daya sepanjang waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim menyatakan bahwa peningkatan pasokan listrik ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama PLN untuk memberikan pelayanan yang merata, termasuk di wilayah kepulauan.

Ia berharap, kehadiran listrik selama 12 jam dapat menjadi pemicu semangat masyarakat Gili Raja dalam meningkatkan kualitas hidup, terutama dalam beribadah.

“Semoga dengan listrik yang sudah menyala 12 jam ini, masyarakat Gili Raja bisa lebih giat beribadah. Insyaallah ke depan, kami akan upayakan listrik menyala 24 jam penuh,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep