Berita

Formaka Soroti Kesenjangan Infrastruktur di Kepulauan Sumenep dalam Resepsi Pelantikan dan FGD

Avatar
1161
×

Formaka Soroti Kesenjangan Infrastruktur di Kepulauan Sumenep dalam Resepsi Pelantikan dan FGD

Sebarkan artikel ini
Formaka Soroti Kesenjangan Infrastruktur di Kepulauan Sumenep dalam Resepsi Pelantikan dan FGD
Aktivis Formaka Sumenep, bahas kesenjanhan infrastruktur Kepulauan Kangean bersama anggota DPRD Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Forum Mahasiswa Kangayan (Formaka) resmi melantik pengurus baru periode 2025–2026 dalam sebuah resepsi pelantikan yang dirangkai dengan Forum Group Discussion (FGD) bertajuk pemerataan pembangunan di Kepulauan Sumenep, Jawa Timur.

Acara ini menjadi sorotan setelah secara lantang menyinggung ketimpangan infrastruktur, khususnya di Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, Sumenep.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (11/05/2025) tersebut menghadirkan seluruh organisasi kedaerahan (Orda), senior Formaka, serta sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII.

Dalam pidato perdananya, Ketua Umum Formaka yang baru dilantik, Rifki Qolib Mustofa, menyatakan tekad pengurus baru untuk menjadi agen perubahan bagi wilayah Kangayan yang selama ini seolah terpinggirkan dalam pembangunan.

“Kangayan terasa teralienasi dari peta pembangunan Kabupaten Sumenep. Infrastruktur pendidikan, kesehatan, transportasi hingga jaringan komunikasi sangat minim. Jika dibandingkan dengan Kecamatan Arjasa yang sama-sama berada di Pulau Kangean, perbedaannya sangat mencolok,” tegas Rifki.

Lebih lanjut, Rifki menegaskan bahwa Formaka tidak akan tinggal diam. Di bawah kepemimpinannya, Formaka akan mengawal pembangunan agar lebih merata dan tidak timpang antar wilayah.

“Kami hadir bukan hanya untuk seremoni pelantikan, tetapi juga untuk menagih komitmen dan tanggung jawab pemerintah. FGD ini adalah ruang awal bagi kami untuk menyuarakan keresahan masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Dengan kehadiran anggota DPRD dari kepulauan, Rifki berharap terjadi sinergi antara mahasiswa dan wakil rakyat untuk memperjuangkan pemerataan infrastruktur di daerah terpencil.

“Ini momentum penting. Kita ingin duduk bersama, berdiskusi dan mencari solusi konkret untuk masa depan Kepulauan Sumenep yang lebih setara,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep