BeritaPeristiwa

Longsor Menimpa Jalur Pacet-Cangar, Satu Korban Jiwa Ditemukan dan Pencarian Akan Terus Dilakukan

Avatar
920
×

Longsor Menimpa Jalur Pacet-Cangar, Satu Korban Jiwa Ditemukan dan Pencarian Akan Terus Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Longsor Menimpa Jalur Pacet-Cangar, Satu Korban Jiwa Ditemukan dan Pencarian Akan Terus Dilakukan
Proses evakuasi dan pertolongan di tanah longsor mojokerto, jawa timur

Mediapribumi.id, Mojokerto — Peristiwa longsor terjadi di jalur penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto, tepatnya di jalan raya Pacet-Sumberbrantas Kilometer 69+500, kawasan Watutumpang, Cangar, pada Kamis (3/4/2025).

Longsor ini menimbulkan satu korban jiwa yang ditemukan tertimbun di dalam mobil Avanza berwarna hitam. Identitas korban belum diketahui, dan jenazahnya segera dibawa ke rumah sakit di Mojokerto.

Kapolres Mojokerto, AKBP Irham Kustarto, mengungkapkan bahwa pencarian korban dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB karena kondisi tanah yang semakin labil dan berisiko bagi tim gabungan SAR.

“Tanahnya sangat labil dan berlumpur akibat longsor, sehingga operasi SAR hari ini kami hentikan. Pencarian akan dilanjutkan besok mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan tim ahli dari Basarnas,” ujar Irham.

Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tanah di sekitar bukit di sisi kanan Kilometer 69+500 menjadi jenuh, memicu longsoran. Material longsor yang menutup jalan diperkirakan mencapai ketebalan 1,2 meter dengan panjang 30 meter.

Dua mobil, yakni Avanza dan Daihatsu Gran Max, serta satu sepeda motor, diperkirakan tertimbun longsoran tersebut.

Meski pencarian dihentikan sementara, pihak kepolisian belum dapat memastikan jumlah korban dan kendaraan yang terjebak. “Korban masih dalam proses identifikasi, dan ada dua unit kendaraan yang ditemukan di bawah longsoran,” jelas Kapolres.

Selain memakan korban jiwa, longsor ini juga menyebabkan terputusnya jalur utama antara Mojokerto dan Batu. Jalur Pacet-Cangar yang merupakan rute alternatif menuju Batu dan sebaliknya kini ditutup sementara.

Saat ini, Polisi telah menutup jalan dari kedua arah untuk memastikan proses evakuasi berjalan dengan aman dan lancar. Pihak kepolisian juga mengalihkan arus lalu lintas ke jalur lain guna menghindari kemacetan, mengingat jalur ini sering dilalui wisatawan, terutama saat libur panjang seperti sekarang.

Proses evakuasi dan pembersihan tanah yang tertimbun melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kota Batu, serta TNI/Polri dan relawan lainnya. Meski operasi evakuasi sempat dihentikan pada petang hari, upaya pencarian akan dilanjutkan pada Jumat pagi.

Kapolres Mojokerto, AKBP Irham Kustarto, menghimbau kepada masyarakat, khususnya wisatawan, untuk tidak melintasi jalur Cangar-Pacet selama proses pembersihan dan evakuasi berlangsung.

“Kami meminta masyarakat untuk menghindari jalur ini sementara waktu karena kondisi jalan yang tertutup lumpur, tanah, dan pohon,” kata Irham.

Peristiwa ini kembali mengingatkan kita tentang pentingnya kewaspadaan saat berkendara di jalur pegunungan, terutama saat musim hujan yang bisa memicu longsor.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep