Mediapribumi.id, Surabaya — Futsal Sumenep mencatat tonggak baru. “SonGENnep FC”, klub yang mayoritas diperkuat pemain asli Sumenep, resmi tampil di Liga Nusantara Jawa Timur 2026, membuka peluang bagi talenta lokal untuk unjuk kemampuan di level provinsi.
Pertandingan perdana klub ini digelar di GOR Nisrina Futsal Center, Surabaya, Senin (21/09/2026). Mengandalkan kekuatan pemain-pemain daerah, SonGENnep FC turun dengan semangat tinggi, membawa harapan sekaligus nama baik Kabupaten Sumenep dalam laga kompetisi tersebut.
Di fase grup, tim ini akan menghadapi lawan-lawan yang tak mudah: Pemuda Pancasila, Astrela, dan Dyvy FT, klub-klub yang lebih dahulu malang melintang di kompetisi futsal Jawa Timur. Bagi SonGENnep FC, laga-laga tersebut menjadi ajang pembelajaran sekaligus pematangan jam terbang bagi para pemainnya.
Namun bagi manajemen klub, keikutsertaan ini bukan sekadar soal menang-kalah. Lebih dari itu, kehadiran SonGENnep FC di kancah provinsi diniatkan sebagai pintu bagi pemain muda Sumenep untuk berkembang dan merintis jalan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Manajer SonGENnep FC, A. Fatoni, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang membangun fondasi futsal di Sumenep.
“Kami bersyukur SonGENnep FC bisa membawa pemain-pemain lokal Sumenep tampil di Liga Nusantara Jawa Timur. Ini bukan hanya tentang satu pertandingan atau satu kompetisi, tetapi bagaimana kita membuka jalan bagi anak-anak Sumenep untuk mendapatkan pengalaman dan kesempatan berkembang di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelahiran SonGENnep FC menandai babak baru dalam sejarah futsal daerah tersebut. Klub ini digadang-gadang menjadi rumah bagi para penggemar dan pemain futsal asal Sumenep, sekaligus membawa identitas kedaerahan di setiap pertandingannya.
“Kami ingin SonGENnep FC menjadi klub yang benar-benar membawa nama Sumenep. Seperti yang diharapkan oleh pemilik klub, Muhammad Romli, bahwa klub ini dibangun bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi menjadi wadah bersama bagi pemain-pemain lokal Sumenep yang memiliki kecintaan terhadap futsal,” lanjut Fatoni.
Dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Sumenep, disebut menjadi salah satu penopang penting perjalanan klub ini. Dukungan tersebut diharapkan terus mengalir sebagai energi positif bagi kemajuan olahraga futsal di Sumenep.
Fatoni menegaskan, jalan SonGENnep FC masih panjang. Ia berharap keikutsertaan di Liga Nusantara Jatim 2026 menjadi titik tolak untuk membangun sistem pembinaan pemain yang lebih terstruktur dan berkesinambungan.
“Kami menyadari bahwa masih banyak yang harus dibenahi. Tetapi hari ini kami telah mengambil satu langkah penting. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perjalanan panjang dan sejarah baru futsal Sumenep. Kami ingin terus belajar, berbenah, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada SonGENnep FC,” pungkasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













