Berita

16 Mahasiswa UM Terjunkan Diri di Desa Dapenda, Fokus Garap Isu Lingkungan dan Pemberdayaan Warga

Avatar
88
×

16 Mahasiswa UM Terjunkan Diri di Desa Dapenda, Fokus Garap Isu Lingkungan dan Pemberdayaan Warga

Sebarkan artikel ini
16 Mahasiswa UM Terjunkan Diri di Desa Dapenda, Fokus Garap Isu Lingkungan dan Pemberdayaan Warga
Foto Bersama Usai Pembukaan UM BBM Malang di Desa Dapenda, Batang-Batang.

Mediapribumi.id, Sumenep — Sebanyak 16 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi memulai program pengabdian masyarakat bertajuk UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Program yang akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan ini menyasar isu pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan sebagai fokus utama kegiatan.

Acara pembukaan digelar di balai Desa Dapenda dan dihadiri Camat Batang-Batang, jajaran perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta sejumlah warga setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi antara kalangan akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung program berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Koordinator Desa (Kordes), Achmad Virzan Nabil menegaskan bahwa selama masa perkuliahan, para mahasiswa dibekali sejumlah konsep teoritis seputar keberlanjutan lingkungan, pengurangan sampah, hingga rekayasa sosial.

“Desa Dapenda dipilih sebagai lokasi pengabdian karena dinilai strategis bagi mahasiswa untuk memetakan potensi lokal sekaligus merumuskan solusi atas persoalan lingkungan yang dihadapi warga sehari-hari,” teranganya.

Fokus utama tim mahasiswa bukan sekadar memberikan penyuluhan satu arah, melainkan membangun kolaborasi aktif bersama warga.

Pendekatan partisipatif dipilih agar masyarakat turut merasa memiliki program yang dijalankan, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

“Mahasiswa KKN Desa Dapenda berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam melaksanakan program kerja yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat serta kebersihan lingkungan demi memberikan manfaat bagi desa,” ujarnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *