BeritaPendidikan

MI Al-Ishlah Kebundadap Timur Luncurkan Kelas CERIA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Karakter

Avatar
50
×

MI Al-Ishlah Kebundadap Timur Luncurkan Kelas CERIA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Karakter

Sebarkan artikel ini
MI Al-Ishlah Kebundadap Timur Luncurkan Kelas CERIA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Karakter
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, melaunching Program Kelas CERIA di Madrasah Ibtidaiyah Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi.

Mediapribumi.id, Sumenep – Upaya mendorong inovasi pendidikan berbasis karakter terus digalakkan. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, resmi meluncurkan Program Kelas CERIA (Cerdas, Empati, Religius, Inovatif, Amanah) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ishlah Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi. Jum’at (26/6/2026).

Dalam sambutannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh lingkungan belajar yang mendukung.

Ia mengapresiasi fasilitas yang disiapkan pihak madrasah sebagai langkah nyata menciptakan suasana belajar yang nyaman.

“Dengan ketersediaan fasilitas yang baik dan dukungan tenaga pendidik yang profesional, kami optimistis program ini mampu mencetak generasi berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang telah ditetapkan,” kata Abdul Wasid.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa fasilitas yang memadai harus berjalan beriringan dengan kualitas pembelajaran.

“Fasilitas yang bagus harus dibarengi dengan proses belajar yang berkualitas agar tujuan pendidikan benar-benar tercapai,” tegasnya.

Dengan peluncuran Kelas CERIA, MI Al-Ishlah Kebundadap Timur menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus konsisten dalam membangun generasi yang unggul secara intelektual dan berkarakter.

Kepala MI Al-Ishlah Kebundadap Timur, Martina Sixiana Atmaja, menjelaskan bahwa konsep Kelas CERIA dirancang untuk menghadirkan suasana belajar yang positif dan menyenangkan. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.

“Secara filosofi, suasana belajar yang menyenangkan, kami melihat akan melahirkan generasi yang cerdas dalam berpikir sekaligus kuat secara karakter,” ungkap Martina.

Ia memaparkan, berbagai fasilitas penunjang telah disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan dan motivasi belajar siswa. Mengingat kondisi cuaca yang cenderung panas, seluruh ruang kelas kini dilengkapi pendingin udara (AC).

Selain itu, madrasah juga menyediakan alat peraga edukatif serta mendorong guru untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran.
Tidak hanya itu, pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian penting dalam program ini. Setiap ruang kelas dilengkapi smart TV dan perangkat pendukung lainnya guna menunjang pembelajaran digital yang interaktif.

Martina berharap, kehadiran Program Kelas CERIA dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan di sekitarnya. Ia juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam mendukung proses pendidikan anak.

“Kami berharap masyarakat sekitar dapat memberikan dukungan penuh terhadap program ini, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif. Kepada para guru, kami juga berharap terus berinovasi dan menjaga semangat dalam mendidik, karena mereka adalah ujung tombak keberhasilan program ini,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep