BeritaPemerintahan

Gudang Kelima APHT Sumenep Akan Dibangun, Anggaran Rp1,6 Miliar dari DBHCHT

Avatar
18
×

Gudang Kelima APHT Sumenep Akan Dibangun, Anggaran Rp1,6 Miliar dari DBHCHT

Sebarkan artikel ini
Gudang Kelima APHT Sumenep Akan Dibangun, Anggaran Rp1,6 Miliar dari DBHCHT
Monitoring Lokasi APHT oleh DKUPP Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Sumenep bakal memiliki fasilitas baru. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan pembangunan gudang kelima di kawasan tersebut dengan anggaran senilai Rp1,6 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.

Proyek ini dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep. Berbeda dari empat gudang yang sudah berdiri sebelumnya, bangunan baru yang akan didirikan merupakan gudang tipe B dengan luas 240 meter persegi dan kapasitas tampung dua tenant perusahaan rokok.

“Kalau empat gudang yang sudah ada, itu tipe A. Kapasitasnya muat untuk empat tenan,” ujar Plt Kepala Bidang Perindustrian Diskop UKM Perindag Sumenep, Didik Prayitno, Kamis (25/06/2026).

Didik menjelaskan, proyek pembangunan gudang kelima tersebut saat ini telah memasuki tahap perencanaan. Proses tender dijadwalkan rampung antara Juli hingga Agustus 2026, sehingga pengerjaan fisik ditargetkan bisa dimulai pada awal September mendatang.

Estimasi durasi konstruksi berkisar 90 hari kalender, lebih singkat dibanding gudang tipe A yang membutuhkan waktu 90 hingga 120 hari. Perbedaan itu disebabkan oleh ukuran bangunan yang lebih kecil.

“Kalau tipe B, paling lama butuh 90 hari, karena lebih kecil,” jelasnya.

Dengan jadwal tersebut, Didik memastikan pembangunan gudang tipe B akan tuntas sebelum penghujung tahun 2026. Fasilitas itu pun ditargetkan sudah dapat beroperasi pada 2027.

“Fasilitas ini untuk menunjang operasionalisasi APHT,” tegasnya.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menyatakan pihaknya akan aktif mengawasi jalannya proyek tersebut. Ia menekankan bahwa hasil pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami akan mengawasi proses pengerjaannya. Hasil pembangunan itu harus dipastikan berkualitas,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep