BeritaEkonomiPemerintahan

Wabup Imam Hasyim Tekankan Pengawasan Harga demi Lindungi Daya Beli Masyarakat Sumenep

Avatar
48
×

Wabup Imam Hasyim Tekankan Pengawasan Harga demi Lindungi Daya Beli Masyarakat Sumenep

Sebarkan artikel ini
KH Imam Hasyim Tekankan Pengawasan Harga demi Lindungi Daya Beli Masyarakat
Rapat Koordinasi Wabup Sumenep Bersama TPID

Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memperkuat pengawasan harga kebutuhan pokok guna menjaga daya beli masyarakat dan menekan potensi inflasi daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH Imam Hasyim bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan sejumlah instansi terkait.

Rapat yang digelar di lingkungan Pemkab Sumenep itu menitikberatkan pada upaya menjaga stabilitas harga komoditas pangan serta memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok di pasaran tetap aman.

Dalam arahannya, KH Imam Hasyim meminta seluruh pihak terkait lebih aktif melakukan pemantauan harga hingga inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional. Menurutnya, pengawasan rutin penting dilakukan agar lonjakan harga dapat dicegah sejak dini.

“TPID harus intens turun ke lapangan. Harga komoditas di setiap pasar juga harus ditampilkan secara terbuka agar masyarakat mengetahui perkembangan harga,” katanya.

Ia menjelaskan, sejauh ini harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Sumenep masih tergolong stabil. Beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya dinilai masih terkendali.

Meski demikian, pemerintah daerah tidak ingin lengah terhadap potensi perubahan harga yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Karena itu, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat, termasuk bersama Bulog dan instansi teknis lainnya untuk memastikan stok pangan tetap tersedia.

Menurut Wabup, stabilitas harga pangan tidak hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah, distributor, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus dijaga secara berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah kerja sama semua pihak agar kondisi ekonomi daerah tetap terjaga dan masyarakat semakin sejahtera,” katanya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep