BeritaEkonomi

DPMD Sumenep Tingkatkan Profesionalisme BUMDesa Lewat Bimtek Pengelolaan Keuangan Berbasis Aplikasi

Avatar
21
×

DPMD Sumenep Tingkatkan Profesionalisme BUMDesa Lewat Bimtek Pengelolaan Keuangan Berbasis Aplikasi

Sebarkan artikel ini
DPMD Sumenep Tingkatkan Profesionalisme BUMDesa Lewat Bimtek Pengelolaan Keuangan Berbasis Aplikasi
Suasana Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Berbasis Aplikasi DPMD Sumenep

Mediapribumi.id, Sumenep — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep tingkatkan profesionalisme Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) melalui Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan BUMDesa Berbasis Aplikasi di De Baghraf Hotel Sumenep selama dua hari mulai 12 hingga 13 Maret 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh Person In Charge (PIC) BUMDesa Pendamping Desa dan perwakilan pengurus BUMDesa dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Kreatif Desa (PUEKD) DPMD Sumenep, Fadholi menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk peningkatan kapasitas pengelola dan kelembagaan BUMDesa.

Semua peserta diberikan bekal penguatan kompetensi pelaporan berbasis aplikasi. Sedangkan aplikasi yang digunakan adalah aplikasi BUMDesa yang dikmebangkan oleh PKN STAN dan aplikasi Forsa BUMDesa.

“Ini sebagai upaya Pemkab Sumenep untuk menggairahkan BUMDesa sebagai garda terdepan lembaga perekonomian profesional yang ada di desa,” jelasnya.

Aplikasi ini bersifat offline dan hanya bisa diakses oleh pengelola keuangan dan bisa dibuka ke publik melalui Musyawarah Desa (Musdes).

Setelah diberikan pelatihan dalam Bimtek ini, DPMD Sumenep akan terus memberikan pendampingan dan melaporkan secara berkalan kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

“Karena pesertanya hanya perwakilan, nanti akan ada pengimbasan melalui forum kecamatan yakni “Tadarus Kecamatan” yang akan dibentuk setelah ini,” tegasnya.

Sementara, Tenaga Ahli Klinik BUMDesa DPMD Provinsi Jawa Timur, Novi Hendra Wiraman menyebut aplikasi tersebut sudah distandardisasi oleh Kemendes.

Dia mengaku tidak hanya memberikan pelatihan pada saat ini, namun, juga akan terus melakukan secara berkelanjutan baik melalui pelatihan dan diskusi secara dalam jaringan (Daring) maupun luar jaringan (Luring).

“Aplikasi ini berbasi excel sehingga mudah dipahami dan dioperasikan oleh pengurus BUMDesa untuk melaporkan keuangannya, sehingga setiap laporannya akuntabel dan profesional,” katanya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep