BeritaPeristiwa

BMKG Trunojoyo Sumenep Imbau Warga Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan

Avatar
891
×

BMKG Trunojoyo Sumenep Imbau Warga Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan

Sebarkan artikel ini
BMKG Trunojoyo Sumenep Imbau Warga Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan
Kepala BMKG Trunojoyo, Ari Widjajanto

Mediapribumi.id, Sumenep — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Sumenep mengingatkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat memicu gelombang tinggi di perairan sekitar wilayah kepulauan.

Kepala BMKG Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, mengatakan adanya peningkatan kecepatan angin yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada kenaikan tinggi gelombang di sejumlah perairan di Kabupaten Sumenep.

“Memang ada beberapa peningkatan, terutama terkait peningkatan angin yang cukup signifikan. Hal ini akan berdampak pada peningkatan tinggi gelombang,” ujar Ari, Jumat (06/03/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat karena perubahan cuaca di wilayah laut dapat terjadi secara tiba-tiba. Meski di beberapa perairan Sumenep dampak angin baratan tidak selalu terasa, potensi bahaya tetap harus diantisipasi.

Ari menjelaskan, sering kali kondisi di daratan terlihat tenang tanpa angin sehingga masyarakat merasa aman untuk melaut atau melakukan perjalanan laut. Namun situasi di tengah laut bisa berbeda dan berpotensi berubah secara cepat.

“Yang dikhawatirkan, di daratan terlihat tidak ada angin sehingga masyarakat beraktivitas. Namun di tengah perjalanan justru menemukan angin yang sangat kencang disertai peningkatan tinggi gelombang,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca tersebut juga dipengaruhi oleh adanya bibit badai di wilayah selatan Indonesia yang dapat memengaruhi konfigurasi cuaca, termasuk arah dan kecepatan angin, tekanan udara, hingga suhu udara.

“Bibit badai itu bisa merubah konfigurasi cuaca, baik dari arah angin maupun kecepatannya,” jelasnya.

Meski demikian, BMKG berharap kondisi cuaca di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, tetap relatif kondusif seperti tahun sebelumnya sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

“Kita harapkan tetap kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman, walaupun mungkin ada cuaca yang sifatnya sporadis,” ujarnya.

BMKG juga memastikan akan terus memberikan informasi terbaru apabila terjadi perkembangan sistem badai di wilayah selatan Indonesia yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Sumenep.

Sementara itu, terkait aktivitas pelayaran di wilayah kepulauan Sumenep, Ari menekankan pentingnya kewaspadaan serta pertimbangan matang sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan laut.

“Kita harapkan semua pihak benar-benar cermat dalam mengantisipasi. Jika kondisi tidak memungkinkan, jangan memaksakan berlayar. Keselamatan harus tetap menjadi faktor utama dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep