Perspektif

Memeluk Ketidaksempurnaan

Avatar
80
×

Memeluk Ketidaksempurnaan

Sebarkan artikel ini

Mediapribumi.id, — Tuan, ragaku masih kelimpungan. Seperti daun yang tak sempat memilih arah angin, aku terombang-ambing di antara ragu dan harap yang saling berkejaran.

Langkahku ada, namun sering tak benar-benar sampai. Aku berjalan, tapi batinku tertinggal di persimpangan yang tak pernah kutandai. Ada lelah yang tak terlihat, ada sesak yang tak bersuara.

Dunia menuntutku tampak baik-baik saja, sementara di dalam, aku masih menyusun serpihan keyakinan yang runtuh perlahan.
Tuan, ragaku masih kelimpungan, bukan karena tak ingin kuat, melainkan karena sedang belajar menerima bahwa tak semua hal harus segera selesai.

Aku sedang belajar memeluk ketidaksempurnaan. Belajar bahwa jatuh bukan akhir, dan bingung bukan berarti gagal.

Di antara gemuruh pikiran dan sunyi yang memanjang, aku mencoba berdamai dengan diri sendiri, meski sering kali air mata lebih dulu mengerti daripada kata-kata. Jika hari ini aku masih limbung,
izinkan aku bertahan dengan caraku sendiri.

Sebab di balik kelimpungan ini, ada doa yang tak pernah benar-benar padam. Ada harapan kecil yang terus kupelihara, meski nyalanya kadang hampir hilang.

Tuan, ragaku memang masih kelimpungan.
Namun percayalah, hatiku sedang belajar tegak.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep