Mediapribumi.id, Sumenep — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bakal meluncurkan program baru untuk mendidik ketahanan pangan sejak dini bagi para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Program tersebut bernama Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) dan akan dilincurkan pada Minggu (26/01/2026) di Kediri, diikuti secara serentak di sekolah-sekolah.
“Ini program baru Gubernur Jawa Timur yang diturunkan kepada Dinas Pendidikan dan dilanjutkan ke semua Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) termasuk Wilayah Kabupaten Sumenep,” kata Kepala Cabdindik Wilayah Sumenep, Rusliy. Kamis (22/01/2026).
Pada peluncuran ini, setiap Cabdindik akan mengikutkan satu lembaga secara dalam jaringan (Daring) dan akan disapa langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Menurutnya, Program SIKAP tersebut merupakan kelanjutan dari proogram yang sudah berjalan sebelumnya, yakni School Food Care (SFC). Di Sumenep, proogram ini juga sudah berjalan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Sumenep.
Bedanya, untuk program baru ini menambah bidang dari yang sebelumnya dua bidang yakni perikanan dan pertania ditambah bidang perkebunan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membuat sekolah hijau yang sejak dulu memang dilombakan oleh Disdik dan Cabdindik,” tambahnya.
Peogram SIKAP ini nantinya akan dibentuk kelompok dan masing-masing didampingi oleh guru pendamping. Setiap kelompok disesuaikan dengan bidang-bidangnya.
“Para siswa ini akan diajarkan sejak proses menanam, merawat, hingga memanen di setiap bidangnya itu,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan untuk wilayah Sumenep sudah ada 29 sekolah yang sudah siap melaksanakan SIKAP diantarranya 10 tingkat SMA dan 19 tingkat SMK.
“Kebijakan ini bukan paksanaan tapi pilihan. Bagi sekolah yang siap melaksanakan akan kami fasilitasi,” tutupnya.













