BeritaMigas

SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Gelar Penyuluhan P4GN Kepada Pelajar di Kecamatan Raas Sumenep

Avatar
590
×

SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Gelar Penyuluhan P4GN Kepada Pelajar di Kecamatan Raas Sumenep

Sebarkan artikel ini
SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Gelar Penyuluhan P4GN Kepada Pelajar di Kecamatan Raas Sumenep
BNNK, BANAR dan KEI memberikan penyuluhan P4GN di Kecamatan Raas

Mediapribumi.id, Sumenep — SKK Migas bersama Kangean Energy Indonesia (KEI) menggelar penyuluhan bahaya narkoba sebagai bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 9–10 Desember 2025, dengan menyasar 12 sekolah di Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Sebanyak 12 sekolah yang menjadi sasaran kegiatan terdiri atas enam SMA sederajat dan enam SMP sederajat. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep serta Satuan Tugas Baanar GP Ansor PC Sumenep, sebagai upaya memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Kepala SMAI Al Fanisa Raas, Rasuli, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan penyuluhan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi generasi muda yang dinilai semakin rentan terhadap pengaruh pergaulan berisiko dan penyalahgunaan narkoba.

“Penyuluhan seperti ini sangat dibutuhkan di sekolah-sekolah kami. Anak-anak harus dibimbing, diarahkan, dan diberi pemahaman sedini mungkin agar tidak terjerumus pada bahaya narkoba,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba, khususnya di wilayah kepulauan.

Respons positif juga disampaikan Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba), Ahmad Jatim. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba.

SKK Migas–Kangean Energy Indonesia Gelar Penyuluhan P4GN Kepada Pelajar di Kecamatan Raas Sumenep
Cinderamata dan apresiasi peserta penyuluhan P4GN

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas–KEI, BNNK, dan Ansor yang telah melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba,” katanya.

Ahmad Jatim mendorong agar kegiatan edukasi seperti ini terus dikembangkan dan diperluas. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya menyasar pelajar, tetapi juga perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Ke depan, semoga sosialisasi ini bisa terus dilakukan, bukan hanya untuk pelajar, tetapi juga untuk para remaja dan orang dewasa. Semua harus mendapatkan pemahaman yang sama tentang bahaya narkoba,” tegasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep