BeritaPendidikan

Ini Program Unggulan KKN 34 Universitas PGRI Sumenep

Avatar
747
×

Ini Program Unggulan KKN 34 Universitas PGRI Sumenep

Sebarkan artikel ini
Ini Program Unggulan KKN 34 Universitas PGRI Sumenep
Mahasiswa KKN 34 UPI Sumenep bersama pelaku UMKM di Desa Candi.

Mediapribumi.id, Sumenep — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 34 Universitas PGRI Sumenep yang melaksanakan pengabdian di Desa Candi, Kecamatan Dungkek, sukses menjalankan beragam program kerja di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Dari berbagai kegiatan yang digagas, salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi luas adalah
pendampingan UMKM melalui pendaftaran usaha warga ke Google Maps.

Program ini muncul dari hasil pengamatan mahasiswa terhadap kondisi desa. Banyak pelaku UMKM Desa Candi yang memiliki produk potensial seperti makanan olahan dan hasil pertanian, namun masih terkendala dalam memperluas jangkauan pemasaran.

Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan pengetahuan teknologi, sehingga usaha mereka sulit ditemukan konsumen di luar lingkungan sekitar.

Melalui bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Noer Wachid Riqzal Firdaus, mahasiswa KKN merancang program sederhana namun tepat sasaran: mendaftarkan usaha warga ke Google Maps.

Proses ini meliputi pendataan lokasi usaha, pengambilan foto produk maupun tempat usaha, hingga pembuatan profil singkat yang memuat deskripsi dan kontak pelaku UMKM. Dengan langkah tersebut, masyarakat luas yang mengakses Google Maps kini bisa dengan mudah menemukan keberadaan UMKM di Desa Candi.

Koordinator KKN 34, Ilham Budi Wicaksono, menyampaikan bahwa program ini dirancang agar sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Kami tahu belum semua pelaku usaha siap memasarkan produk lewat marketplace atau aplikasi lain. Karena itu, kami membantu dari langkah paling dasar, yakni pendaftaran ke Google Maps agar mereka lebih mudah dikenal,” terangnya. Minggu (14/09/2025).

Respon masyarakat terhadap program ini cukup antusias. Para pelaku UMKM merasa terbantu karena sebagian besar sebelumnya tidak memahami cara mendaftarkan usaha mereka secara online. Dengan adanya pendampingan langsung, proses yang semula dianggap rumit menjadi lebih mudah dipahami. Hal ini juga membuka wawasan baru bagi warga tentang pentingnya kehadiran digital dalam dunia usaha.

Apresiasi datang dari perangkat desa. Sekretaris Desa Candi menilai program yang digagas mahasiswa sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Tanggapan dari saya untuk KKN kelompok 34 alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sudah membantu banyak khususnya masyarakat desa Candi, kami sebagai pemerintahan desa Candi mengucapkan banyak-banyak terimakasih apa yang sudah kalian kerjakan selama 1 bulan di desa Candi, dan alhamdulillah hasilnya sangat-sangat memuaskan, A+ dari pemerintah desa Candi untuk KKN kelompok 34,” ungkapnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep