Berita

Mayat Bayi Ditemukan di Rumah Kos di Kangean, Polisi Lakukan Penyelidikan

Avatar
206
×

Mayat Bayi Ditemukan di Rumah Kos di Kangean, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Mayat Bayi Ditemukan di Rumah Kos di Kangean, Polisi Lakukan Penyelidikan
Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.

Mediapribumi.id, Sumenep — Warga Dusun Wakaf, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, digemparkan dengan penemuan mayat bayi perempuan berumur 11 bulan di sebuah rumah kos pada Senin (01/09/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Penemuan tragis itu kini tengah ditangani oleh Polsek Kangean jajaran Polres Sumenep.

Laporan pertama disampaikan oleh Buatun (70), warga Desa Duko, Kecamatan Arjasa, yang juga merupakan nenek korban. Buatun menemukan cucunya, Asyifa Lailatul Aulia (11 bulan), sudah tidak bernyawa di dalam sebuah tas berwarna putih kombinasi hitam yang mengeluarkan bau menyengat.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa ini bermula ketika Buatun diminta pemilik kos untuk mengambil barang-barang milik menantunya, SK.

Saat membuka tas yang ditinggalkan di kamar kos, ia kaget mendapati jasad bayi terbungkus plastik hitam. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Kangean.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi segera melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tas, pakaian bayi, selimut, sarung, dan plastik hitam.

Jenazah bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Abuya Kangean untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hingga kini, jasad bayi masih berada di rumah sakit, sementara penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dokter.

Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif.

“Identitas pihak yang diduga terlibat sedang kami dalami, dan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya, Senin malam.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, melalui Kasi Humas AKP Widiarti, membantah adanya dugaan mutilasi sebagaimana isu yang beredar di masyarakat dan media sosial.

“Kami tegaskan, korban ditemukan dalam keadaan membusuk. Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” jelas Widiarti.

Menurutnya, untuk tindakan autopsi, pihaknya masih menunggu persetujuan dari keluarganya. Saat ini ibu dari bayi tersebut masih belum bisa dihubungi meskipun pihak keluarga sudah berupaya.

“Anak itu memang merupakan anak kandung SK dan suaminya ada di Malaysia,” pungkasnya.

Saat ini, Polsek Kangean telah berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Sumenep untuk mendalami kasus ini lebih lanjut. Situasi di lokasi kejadian maupun selama proses penanganan berlangsung aman dan kondusif.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep