Mediapribumi.id, Sumenep — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Sumenep, Moh. Nurul Hidayatullah, menyampaikan harapannya agar pergantian kepemimpinan di tubuh PPLP-PT PGRI Sumenep tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi menjadi tonggak lahirnya perubahan nyata bagi kemajuan kampus.
Dalam pernyataannya, Hidayatullah menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong revolusi kampus yang menyentuh berbagai aspek penting, mulai dari penguatan kultur akademik, pembaruan kebijakan yang inklusif, hingga keberpihakan nyata terhadap mahasiswa dan peningkatan mutu pendidikan.
“Saya sebagai Ketua BEM dan mewakili teman-teman mahasiswa, memandang bahwa pergantian kepemimpinan pengurus PPLP PT STKIP PGRI Sumenep harus menjadi momentum untuk melahirkan revolusi kemajuan kampus. Bukan hanya dalam tataran infrastruktur dan administratif, tetapi lebih jauh lagi dalam kultur akademik, kebijakan inklusif, serta keberpihakan terhadap mahasiswa dan mutu pendidikan,” ujar Hidayatullah saat menghadiri Pengukugan PPLP-PT PGRI Sumenep. Selasa (01/07/2025).
Ia juga berharap agar kepemimpinan yang baru mampu membuka ruang dialog dan kolaborasi yang lebih luas antara lembaga, dosen, dan mahasiswa demi terciptanya atmosfer akademik yang sehat, progresif, dan berkeadilan.
“Mahasiswa adalah bagian tak terpisahkan dari kampus. Maka suara dan kebutuhan mereka harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan,” tambahnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat dari kalangan mahasiswa bahwa perubahan yang substansial menjadi harapan bersama demi masa depan kampus yang lebih baik.













