Berita

Petani Milenial Sumenep Audiensi dengan Bupati: Usung Pupuk Organik dan Gagasan Swasembada Pangan

Avatar
552
×

Petani Milenial Sumenep Audiensi dengan Bupati: Usung Pupuk Organik dan Gagasan Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Petani Milenial Sumenep Audiensi dengan Bupati: Usung Pupuk Organik dan Gagasan Swasembada Pangan
Pengurus petani milenial audensi kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Mediapribumi.id, Sumenep — Komunitas Petani Milenial Kabupaten Sumenep menggelar audiensi strategis dengan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, Kamis (19/06/2025).

Audiensi ini mengangkat keresahan para petani muda terhadap semakin banyaknya lahan pertanian yang tidak lagi produktif.

Dipimpin oleh Abd Halim, komunitas ini turut membawa hasil konkret berupa produk pupuk organik cair dan policy brief sebagai bentuk kontribusi nyata. Dalam forum itu, Halim menyoroti minimnya minat generasi muda pada sektor pertanian akibat rendahnya hasil yang diperoleh petani tradisional.

“Petani milenial hadir sebagai bentuk kekhawatiran terhadap potensi pertanian yang belum tergarap maksimal. Kami ingin turut serta mendukung visi presiden Prabowo tentang Swasembada Pangan Nasional,” tegasnya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan inisiatif para petani muda tersebut. Ia menyebut audiensi ini sebagai bukti bahwa ada semangat baru dari generasi muda untuk membangun sektor pertanian lokal.

“Saya menyambut baik ide dan gagasan Petani Milenial. Ini adalah bukti bahwa pertanian bukan hanya soal alat dan lahan, tapi juga pikiran dan inovasi,” ujar Bupati Fauzi.

Bupati juga menekankan pentingnya penggunaan bahan baku pupuk organik yang mudah diperoleh agar dapat diproduksi secara berkelanjutan dan menjangkau petani desa.

“Jangan sampai bahan baku sulit ditemukan. Itu bisa jadi kendala besar saat produksi meningkat,” tambahnya.

Bupati Fauzi juga langsung menginstruksikan DKPP dan DPMD untuk menindaklanjuti audiensi tersebut, termasuk soal izin edar produk dan dukungan permodalan.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, membuka ruang diskusi lanjutan di kantornya guna mengurai teknis legalitas produk pupuk organik buatan Petani Milenial.

“Kami siap bantu fasilitasi proses izin edar. Silakan datang, kami tunggu di kantor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan 20 persen dana penanaman modal ke 330 koperasi desa, salah satunya untuk sektor pertanian.

“Dana itu bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian berbasis inovasi. Tinggal kolaborasi dan konsistensi,” jelasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep