Mediapribumi.id, Sumenep — Persoalan harga jual, serapan hasil panen, dan ketidakjelasan tata niaga hingga kini masih membayangi petani garam di Indonesia. Untuk menjawab persoalan itu, Akses Pegaraman Nasional (APN) hadir sebagai wadah advokasi bagi kepentingan dan kesejahteraan para petani garam. Organisasi ini dipimpin oleh Moh. Farhan Aziz.
Farhan berpendapat, arah kebijakan pergaraman nasional semestinya tidak berhenti pada upaya menggenjot produksi dan mengejar target swasembada. Menurutnya, jaminan kepastian pasar dan harga yang layak bagi petani harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
“Jangan sampai petani garam hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Ketika negara berbicara tentang swasembada, petani harus menjadi pihak yang merasakan manfaatnya, bukan justru terus menghadapi ketidakpastian harga dan pasar,” tegasnya, Senin (02/11/2026).
Ia mendorong pemerintah mengambil sejumlah langkah, yakni memperkuat keterbukaan data kebutuhan garam nasional, mengatur impor secara terukur, serta mendorong penyerapan garam rakyat yang telah memenuhi standar industri.
Farhan juga menyoroti kenyataan di lapangan, ketika petani didorong terus menambah produksi tetapi belum ada jaminan pembeli.
“Petani tidak bisa terus diminta meningkatkan produksi tanpa kepastian siapa yang akan menyerap hasil panennya. Kebijakan harus menjawab keresahan petani dan memberikan perlindungan nyata terhadap keberlangsungan usaha mereka,” ujarnya.
Melalui APN, aspirasi petani garam rencananya diperjuangkan lewat penguatan kelembagaan, pendampingan, dan advokasi kepada pemerintah maupun pelaku industri.
Ke depan, Farhan berharap swasembada garam tidak hanya dipandang sebagai capaian angka produksi. Ia ingin target tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki taraf hidup petani.
“Swasembada garam bukan hanya soal berapa banyak garam yang diproduksi, tetapi juga tentang bagaimana petaninya hidup lebih sejahtera,” pungkasnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













