BeritaSosial Budaya

AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Teken MoU, Dorong Kepemimpinan Perempuan di Dua Desa

Avatar
30
×

AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Teken MoU, Dorong Kepemimpinan Perempuan di Dua Desa

Sebarkan artikel ini
AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Teken MoU, Dorong Kepemimpinan Perempuan di Dua Desa
Foto Bersama Direktur AMAN Indonesia, Pemkab Sumenep, dan Aktivis Perempuan.

Mediapribumi.id, Sumenep — AMAN Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Pemerintah Desa Babbalan Kecamatan Batuan, dan Pemerintah Desa Matanair Kecamatan Rubaru untuk memperkuat program Desa Damai Berkelanjutan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Aula Putre Koneng, Bappeda Kabupaten Sumenep, Rabu (15/07/2026).

Program tersebut dirancang untuk mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan, dengan menempatkan kepemimpinan perempuan dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi utamanya. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Joko Satrio, yang hadir mewakili Bupati Sumenep.

Direktur AMAN Indonesia, Dwi Rubiyanti Kholifah, mengatakan pembangunan desa yang berkelanjutan tidak bisa lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya perempuan yang selama ini menjadi penjaga keharmonisan sosial di lingkungan desa.

“Perempuan memiliki peran strategi dalam membangun ketahanan sosial, menjaga keharmonisan, serta memperkuat daya tahan menghadapi berbagai tantangan masyarakat,” katanya.

Program Desa Damai Berkelanjutan ini hadir untuk memastikan kepemimpinan perempuan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas menjadi kunci agar desa mampu menghadapi berbagai tantangan sosial maupun pembangunan di masa mendatang.

Sementara, Joko Satrio menyampaikan apresiasi atas inisiatif AMAN Indonesia yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemkab Sumenep, yang menjadikan partisipasi masyarakat sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik kerja sama ini. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan AMAN Indonesia diharapkan mampu memperkuat tata kelola desa yang partisipatif, meningkatkan peran perempuan, serta menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” kata Joko.

Menurutnya, keberhasilan Program Desa Damai Berkelanjutan hanya bisa dicapai lewat dukungan kolektif dari berbagai pihak.

“Program seperti ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat. Kami siap mendukung agar Desa Damai Berkelanjutan dapat berkembang dan direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Sumenep,” imbuhnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *