Mediapribumi.id, Sumenep — Program Khitanan Untuk Negeri 2026 yang digelar Yayasan Bakrie Amanah bersama Energi Mega Persada (EMP) dan Kangean Energy Indonesia (KEI) di wilayah kepulauan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari tenaga medis maupun masyarakat setempat.
Kepala Puskesmas Pagerungan Besar, Moh. Salim, menyebut penggunaan metode modern yakni laser atau cauter dalam program ini memberikan sejumlah keunggulan dibanding metode konvensional.
“Metode laser atau cauter ini keunggulannya tidak menimbulkan perdarahan, dan proses
penyembuhannya juga lebih cepat dibandingkan metode konvensional,” kata Salim, Rabu (08/07/2026).
Menurut Salim, keikutsertaan Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Pagerungan Besar diberbagai titik pelaksanaan, yakni di Desa Pagerungan Besar dengan jumlah 51 anak, dilanjutkan ke Tanjung Kiaok 55 anak, kemudian Pagerungan Kecil 48 anak, dan ditutup di Sadulang dengan target 48 anak.
Salim menilai, kerja sama antara Yayasan Bakrie Amanah, SKK Migas, EMP, KEI bersama Puskesmas Pagerungan Besar sangat membantu masyarakat, terutama dari sisi ekonomi keluarga, karena digratiskan.
“Program khitan massal ini kerja sama Bakrie Amanah, EMP dan KEI serta kami mendukung dibidang Nakes, tentu sangat banyak membantu masyarakat dari segi ekonomi. Anak-anak yang dikhitan juga tidak merasa takut karena banyak temannya yang ikut bersama, artinya banyak yang antusias dengan kegiatan ini,” ujarnya.

Saat turun melaksanakan khitanan ke pulau-pulau, Salim menceritakan, bahwa masyarakat di wilayah kepulauan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi atas terselenggaranya program khitanan ini.
“Masyarakat sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas program khitan ini. Masyarakat berharap program ini bisa diselenggarakan setiap tahun,” papar Salim.
Apresiasi datang dari salah satu warga Pagerungan Besar, Makruf. Ia mengaku berterimakasih kepada Yayasan Bakrie Amanah, SKK Migas, EMP, dan KEI karena telah mempelopori kegiatan khitanan di daerah kepulauan.
Disamping itu, Makruf menilai kegiatan ini sangat bermanfaat kepada dirinya sebagai orang tua dari salah satu anak yang ikut khitanan, dan kepada masyarakat lain di wilayah Kecamatan Sapeken.
“Kami bersama masyarakat lain sangat senang dan merasakan manfaatnya. Dengan metode modern yang dipakai kami bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan terbaik untuk anak-anak,” ucapnya.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













