Berita

Hamka Resmi Jabat Camat Definitif Sapeken, Aktivis Desak Bukti Kerja Nyata

Avatar
29
×

Hamka Resmi Jabat Camat Definitif Sapeken, Aktivis Desak Bukti Kerja Nyata

Sebarkan artikel ini
Hamka Resmi Jabat Camat Definitif Sapeken, Aktivis Desak Bukti Kerja Nyata
Aktivis HIMPASS, Faisal Islami dalam Salah Satu Forum. (Foto; Dokumen Pribadi).

Mediapribumi.id, Sumenep — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo resmi melantik Hamka sebagai Camat Definitif Kecamatan Sapeken dalam sebuah upacara yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (13/07/2026). P

elantikan ini sekaligus mengakhiri masa jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sapeken dan membuka babak baru kepemimpinan definitif di salah satu kecamatan kepulauan Kabupaten Sumenep.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (Himpass), Faisal Islami, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Hamka. Namun ia mengaku pesimistis jika seremoni tersebut hanya menjadi rutinitas birokrasi tanpa disertai langkah konkret menuntaskan persoalan yang selama ini membelit masyarakat kepulauan.

Faisal menyoroti sejumlah persoalan strategis yang menurutnya belum tertangani tuntas sepanjang masa jabatan Hamka sebagai Plt Camat.

Persoalan pertama, kata dia, adalah ancaman peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan. Posisi geografis Sapeken sebagai gugusan pulau terluar dinilai membuatnya rawan dijadikan jalur peredaran gelap sabu. Berulangnya pengungkapan kasus narkotika oleh kepolisian, menurutnya, menjadi bukti bahwa generasi muda di Sapeken tengah menghadapi ancaman serius.

Selain itu, ia juga menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang berlarut-larut, disertai dugaan penyimpangan dalam tata niaga solar dan bensin. Kondisi ini disebutnya turut menghambat aktivitas nelayan, menaikkan ongkos distribusi barang, hingga mendorong lonjakan harga kebutuhan pokok di wilayah kepulauan.

“Kami tidak butuh seremoni pelantikan di pendopo yang mewah. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepemimpinan yang mampu menyelesaikan persoalan nyata di Kepulauan Sapeken,” tegas Faisal.

Faisal berharap Hamka, setelah resmi menyandang status camat definitif, dapat menunjukkan arah kepemimpinan yang lebih tegas sebagai perpanjangan tangan Bupati Sumenep di wilayah kepulauan. Ia menyodorkan dua agenda yang dinilainya mendesak untuk segera dijalankan.

Pertama, penguatan sinergi Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) bersama Polsek Sapeken, Koramil, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam pemberantasan peredaran narkotika.

“Camat perlu mengambil peran koordinatif aktif agar penanganan persoalan narkoba tidak sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata,” tandasnya.

Kedua, pengawasan ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi. Ia mendesak camat turun langsung mengawal rantai distribusi hingga ke tingkat agen, guna memastikan penyaluran BBM tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi, mengingat nelayan menjadi kelompok yang paling dirugikan akibat kelangkaan tersebut.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *