BeritaPemerintahanPendidikan

Bupati Fauzi Targetkan Pengangkatan 287 Kepala Sekolah Definitif di Sumenep Rampung Bulan Ini

Avatar
52
×

Bupati Fauzi Targetkan Pengangkatan 287 Kepala Sekolah Definitif di Sumenep Rampung Bulan Ini

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi Targetkan Pengangkatan 287 Kepala Sekolah Definitif di Sumenep Rampung Bulan Ini
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo Saat diwawancara Usai Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas.

Mediapribumi.id, Sumenep — Ratusan sekolah di Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih belum memiliki Kepala Sekolah (Kepsek) definitif baik di kepulauan maupun daratan. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku saat ini dalam proses dan akan dilakukan pengangkatan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan merinci, sekolah yang belum memiliki kepsek definitif itu sebanyak 287, 280 diantaranya adalah sekolah dasar (SD).

“Sedangkan tujuh lainnya merupakan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” terang Iksan dikutip dari mediajatim.com.

Meskipun banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat, namun banyak yang menolak dengan alasan takut ditempatkan di kepulauan.

Pihaknya sudah menyebarkan berkas agar diisi oleh 1.300 ASN yang berkenan menjadi kepsek, namun hanya 247 orang yang mengembalikan berkas yang sudah diisi melalui sistem.

Rinciannya, 32 orang menyatakan bersedia menjadi kepsek SMP dan 217 ASN baik PNS maupun PPPK yang bersedia menjadi kepsek SD.

“Untuk yang SD, sisanya akan dilakukan seleksi tahap kedua. Sementara akan ditunjuk Plt dulu,” tandasnya.

Terpisah, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku saat ini sudah dilakukan proses pengangkatan ratusan kepsek definitif tersebut.

“Untuk kepala sekolah yang kosong sekarang masih proses, dan sudah ada di meja saya,” ucapnya usai menghadiri pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (15/07/2026).

Ia menerangkan, dalam waktu dekat akan dilakukan, karena prosesnya parsial. Untuk proses pengangkatan itu, Pemkab Sumenep harus memberitahukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) terlebih dahulu.

“Setelahnya, BKN akan mengirimkan surat balasan kepada Pemkab Sumenep. Kami targetkan bulan ini selesai,” tambahnya.

Terkait beberapa ASN yang menolak karena takut ditempatkan jauh dari domisilinya, Bupati Fauzi mengaku saat ini sedang mengoordinasikan kepada para ASN tersebut.

“Kami lagi koordinasi untuk mendekatkan penempatan kepsek dengan domisilinya,” pungkasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *