BeritaPolitik

Said Abdullah Kawal Musancab PDIP Sumenep, Tekankan Regenerasi dan Disiplin Kader

Avatar
22
×

Said Abdullah Kawal Musancab PDIP Sumenep, Tekankan Regenerasi dan Disiplin Kader

Sebarkan artikel ini
Said Abdullah Kawal Musancab PDIP Sumenep, Tekankan Regenerasi dan Disiplin Kader
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah Saat Menyantuni Anak Yatim. (Foto: ig DPD PDI Perjuangan Jawa Timur)

Mediapribumi.id, Sumenep — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, turun langsung mengawal pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sumenep yang digelar di Islamic Centre Bindara Saod, Minggu (26/04/2026).

Kehadiran Said dalam forum tersebut menegaskan bahwa Musancab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari konsolidasi internal untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah.

Dalam arahannya, Said menekankan pentingnya regenerasi kader sebagai fondasi utama dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Ia menyebut kaderisasi sebagai kekuatan utama PDI Perjuangan yang terus dijaga secara konsisten.

“Hari ini seluruh PAC di Kabupaten Sumenep melaksanakan Musancab. Saya sengaja hadir untuk memastikan konsolidasi berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kekompakan kader di daerah menjadi kunci dalam memperkuat mesin partai. Oleh karena itu, proses kaderisasi tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda administratif, melainkan sebagai upaya membangun militansi dan loyalitas kader.

“PDI Perjuangan adalah partai yang konsisten melakukan kaderisasi. Ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan,” tegasnya.

Selain regenerasi, Said juga menekankan pentingnya penguatan ideologi partai. Ia mengingatkan bahwa PDI Perjuangan bukan sekadar wadah politik praktis, tetapi organisasi ideologis yang memiliki arah perjuangan yang jelas.

“Setiap kader harus memahami ideologi partai. Bukan sekadar masuk untuk gagah-gagahan, tetapi harus siap berjuang dengan nilai-nilai yang ada,” imbuhnya.

Penguatan ideologi tersebut dinilai penting agar kader tidak mudah goyah dalam menghadapi berbagai dinamika politik. Di sisi lain, disiplin organisasi juga menjadi perhatian serius.

Said mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan partai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kultur perjuangan. Pelanggaran terhadap aturan, kata dia, akan berujung pada sanksi tegas tanpa pengecualian.

“Jangan sekali-kali melanggar aturan partai. Jika melanggar, partai akan mengambil tindakan tegas kepada siapa pun,” tandasnya.

Ia berharap PDI Perjuangan di Sumenep tidak hanya memperkuat struktur kepengurusan di tingkat kecamatan, tetapi juga mampu melahirkan kader-kader yang ideologis, disiplin, dan siap menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan partai di masa mendatang.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep