Berita

Pasca Didatangi Warga Layanan Listrik PLTS Pulau Saur Semakin Memburuk

Avatar
237
×

Pasca Didatangi Warga Layanan Listrik PLTS Pulau Saur Semakin Memburuk

Sebarkan artikel ini

Mediapribumi.id, Sumenep — Kondisi layanan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off Grid milik PT PLN di Pulau Saur, Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, justru semakin kacau balau setelah sebelumnya didatangi dan dikeluhkan warga.

Pada Jumat (20/3/2026), listrik yang bersumber dari PLTS tersebut hanya menyala sekitar 4 jam, yakni mulai pukul 16.20 WIB hingga 19.02 WIB. Kondisi ini jauh dari harapan masyarakat yang menginginkan layanan listrik lebih stabil, terlebih di bulan Ramadan menjelang idul fitri 2447 H.

Warga menilai, alih-alih ada perbaikan pasca penyampaian keluhan, kondisi justru semakin memburuk. Aktivitas masyarakat pun kembali terganggu, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada listrik.

Situasi ini memicu kekecewaan warga Pulau Saur yang berharap pihak pengelola, termasuk PLN, segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem kelistrikan agar kembali normal dan layak digunakan

“Listrik ini memang dari dulu begini pak, mati hidup mati. Ngk diseriusin,” kata Arif, Warga Pulau Saur. Jum’at (20/3/2026).

Ia mengungkapkan, seharusnya, pengelola PLN memikirkan persiapan lebaran, sehingga kebutuhan rumah tangga bisa terbantu.

“Bayangkan, saat kami sedang memasak persiapan idul fitri besok, tiba-tiba mati lampu. Andai ada pemberitahuan, kami bisa siapkan sebelumnya,” tuturnya.

Sebelumnya, Pajrul Islami selaku teknisi yantex PLTS Pulau Saur menyampaikan bahwa operasional listrik sangat bergantung pada kapasitas baterai dan kondisi cuaca.

“Untuk mengoperasikan listrik, kami menyesuaikan dengan kapasitas baterai, tergantung cuaca. Jadi memang tidak bisa disamakan dengan PLTD,” jelasnya.

Ia menambahkan, total kapasitas listrik terpasang di Pulau Saur mencapai sekitar 490 kWh, dengan daya yang dapat disalurkan sekitar 450 kWh, atau lebih dari 50 persen ke pelanggan.

Menurutnya, durasi nyala listrik yang terbatas juga dipengaruhi oleh tingkat pemakaian pelanggan. Meski demikian, ia memastikan bahwa kondisi PLTS dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan.

Disinggung soal solusi atas keluhan dan ketidak stabilan listrik di Pulau Saur, pihaknya memilih tidak merespon.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep