Mediapribumi.id, Sumenep — Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, menegaskan pentingnya empat aspek utama yang harus dipersiapkan calon jemaah haji (CJH) menjelang keberangkatan tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan seiring proses pembuatan paspor yang saat ini tengah berlangsung.
Halimy menjelaskan bahwa tahap pemberkasan merupakan langkah awal yang wajib diselesaikan jemaah sebelum memasuki proses selanjutnya.
“Sekarang masuk pada tahap pemberkasan. Ada empat persiapan penting yang harus diperhatikan calon jemaah,” ujarnya. Selasa (18/11/2025).
Empat persiapan tersebut meliputi:
1. Persiapan Berkas (Administrasi)
Calon jemaah wajib memastikan seluruh dokumen resmi telah lengkap dan sesuai ketentuan, termasuk identitas diri, dokumen perjalanan, serta berkas pendukung lainnya.
2. Persiapan Ilmu (Manasik Haji)
Halimy mengimbau jemaah mulai aktif mempelajari tata cara ibadah haji. Pemahaman manasik sangat penting agar rangkaian ibadah dapat dijalankan secara benar dan khusyuk.
3. Persiapan Kesehatan
Mengingat haji merupakan ibadah fisik, jemaah diharuskan menjaga kondisi tubuh sejak dini.
4. Persiapan Keuangan atau Bekal
Halimy menyebutkan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan besaran pelunasan biaya haji.













