BeritaMigasSosial Budaya

Selama Sepekan SKK Migas-Kangean Energy Indonesia Gelorakan Semangat Berbagi Melalui Safari Ramadan

Avatar
109
×

Selama Sepekan SKK Migas-Kangean Energy Indonesia Gelorakan Semangat Berbagi Melalui Safari Ramadan

Sebarkan artikel ini

Mediapribumi.id, Sumenep — Semangat berbagi dan menjaga silaturahim di bulan Ramadan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan oleh SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI)  melalui kegiatan Safari Ramadan (Safram) di wilayah operasinya yakni di kepulauan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini dilaksanakan selama sepekan yakni mulai tanggal 3 hingga 8 Maret 2026 menyasar dua kecamatan yakni Sapeken dan Raas. Safram ini rutin dilaksanakan setiap tahun.

Di Kecamatan Sapeken, titik kegiatan berlangsung di Pulau Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, dan Pendopo Kecamatan Sapeken. Agenda yang dilaksanakan meliputi penyerahan santunan kepada 75 anak yatim dan 300 duafa, serta pembagian 650 takjil Ramadan kepada masyarakat Sapeken dan wilayah operasi.

Sedangkan di Kecamatan Raas, kegiatan di Desa Tonduk, Guwa-Guwa, serta Pendopo Kecamatan Raas bersama para kepala desa dan tokoh masyarakat. Di wilayah ini, KEI berbagi 500 takjil Ramadan dan menyerahkan bingkisan kepada 100 anak yatim. Dalam pelaksanaannya, KEI berkolaborasi dengan unsur Gerakan Pemuda Ansor di masing-masing kecamatan serta organisasi kemahasiswaan setempat.

Manager PGA KEI, Kampoi Naibaho, menerangkan bahwa Safram merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus menjaga silaturahmi dengan masyarakat, tidak hanya pada momentum Ramadan.

“Kata sederhananya, kami ingin menikmati nilai baik di bulan Ramadan bersama masyarakat di kecamatan kepulauan Raas dan Sapeken. Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan empati, dan berbagi kebahagiaan,” kata Kampoi.

Manager HUMAS Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho berbagi bingkisan di pulau guwa-guwa, Kecamatan Raas.

Ia menambahkan, nilai sosial yang ingin dibangun melalui Safram adalah semangat gotong royong dan kepedulian, sehingga tetap dilaksanakan setiap tahunnya.

“Kami percaya, keberkahan Ramadan tidak hanya terletak pada ibadah personal, tetapi juga pada seberapa besar manfaat yang bisa kita hadirkan untuk sesama. Semoga kegiatan ini menjadi jembatan kebaikan dan mempererat hubungan yang telah terjalin baik selama ini,” tambahnya.

Melalui Safram 1447 H ini, KEI berharap silaturahmi yang telah terbangun tetap kokoh, serta nilai-nilai sosial dan keberkahan Ramadan dapat dirasakan bersama oleh masyarakat kepulauan Sumenep.

Sementara, Ketua PAC Ansor Raas, Darus, mengapresiasi komitmen SKK Migas- KEI dalam menghadirkan kegiatan sosial setiap Ramadan.

“Kami melihat Safram bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bentuk kepedulian dan nilai kolaborasi perusahaan terhadap masyarakat kepulauan. Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa dunia usaha dan elemen kepemudaan bisa berjalan bersama dalam menghadirkan manfaat,” ungkapnya.

Darus mengatakan, kegiatan ini turut menghidupkan semangat kolaborasi untuk saling berbuat baik ditengah sosial masyarakat, sehingga ia berharap kepada SKK Migas-KEI, untuk selalu bersinergi dengan kegiatan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Merespon berbagai program kemasyarakatan di PAC Ansor Raas, dirinya merasa perlu untuk menjaga kolaborasi dengan SKK Migas-KEI tetap berlanjut, “Agar kehadiran kita bersama dapat dirasakan dan diketahui langsung oleh masyarakat Raas. Saya juga berterima kasih atas pelibatan ini sebagai wadah kebersamaan dan silaturrahmi,” papar Darus.

Dikonfirmasi terpisah, Milong, penerima bingkisan duafa di Kecamatan Sapeken, menambahkan, perhatian yang diberikan melalui kegiatan ini membuat dirinya dan warga lain merasa diperhatikan.

Menurut dia, bingkisan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat kepulauan.

“Kami merasa tidak sendiri. Ada yang peduli dengan kondisi kami. Bimgkisan seperti ini tentu sangat membantu, apalagi di bulan Ramadan saat kebutuhan rumah tangga meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua PAC Ansor Sapeken, Indra, turut memberikan penilaian atas kolaborasi tersebut, menurutnya hal ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong di bulan suci Ramadan 2026.

Ia mengapresiasi konsistensi SKK Migas–KEI yang terus bersinergi dengan unsur Forkopimka dan elemen kepemudaan dalam menghadirkan program sosial bagi masyarakat.

“Ramadan adalah bulan berbagi dan memperkuat solidaritas. Kami mengapresiasi KEI yang terus bersinergi dengan Forkopimka dan elemen pemuda. Semoga kegiatan berbagi kepada dhuafa ini terus berlanjut dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Sapeken,” katanya.

Indra menambahkan, melalui gerakan sosial tersebut, Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan nyata bagi masyarakat kepulauan Sapeken.

“Kami juga merasakan semangat kebersamaan karena misi berbagi ini dilakukan secara bersama-sama. Kami mendoakan semoga KEI terus lancar dan semakin meningkatkan kegiatan ini, karena dampaknya sudah kita lihat bersama di berbagai desa, termasuk yang melibatkan pengurus ranting Ansor di Kepulauan Sapeken,” tukasnya.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep