Mediapribumi.id, Sumenep — Menyusul rentetan kasus pelecehan seksual di Kepulauan Kangean, Pemerhati Perempuan dan Anak, Ahmad Sayuthi, mendesak aparat kepolisian setempat untuk melakukan pengkajian khusus demi penanganan dan edukasi yang lebih efektif.
Menurut Sayuthi, kondisi geografis Pulau Kangean yang berjarak jauh dari daratan utama Kabupaten Sumenep menuntut adanya pendekatan dan diskusi mendalam. Salah satu rekomendasi utamanya adalah penambahan personel khusus untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di kepulauan tersebut.
”Kami menuntut Polresta Sumenep untuk menambah personel khusus penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti menghadirkan Sub Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di Kangean,” tegasnya pada Jumat (02/10/2026).
Selain itu, ia juga mendorong Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep untuk mengkaji penyediaan layanan pengaduan khusus di wilayah tersebut.
”Penting juga untuk menyediakan layanan pendampingan psikolog yang difasilitasi langsung di pulau, sehingga korban tidak perlu jauh-jauh menyeberang ke daratan utama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sayuthi meminta Pemerintah Desa (Pemdes) di Kepulauan Kangean agar segera membentuk Satuan Tugas (Satgas). Satgas ini nantinya bertugas menerima pengaduan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kekerasan seksual.
Sebagai informasi, kasus kekerasan seksual di Kepulauan Kangean belakangan ini terjadi berulang kali. Kasus terbaru menimpa seorang anak di bawah umur dengan pelaku oknum guru di salah satu Sekolah Dasar (SD). Saat ini, terlapor telah diamankan oleh Polsek Kangean untuk menjalani proses hukum.
Kasus lainnya melibatkan seorang pria berinisial AM (28) yang ditangkap aparat kepolisian di kediamannya pada Minggu (30/08/2026) malam lalu.
Jauh sebelum itu, kasus serupa juga menjerat seorang oknum pengurus pondok pesantren di Pulau Kangean akibat melecehkan sejumlah santriwati. Pelaku berhasil diringkus oleh kepolisian pada Selasa (10/06/2025) dini hari di wilayah Situbondo.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













