Berita

Pusat Informasi KKKS Sepi, Begini Respon Kasubag BUMD dan BLUD Setdakab Sumenep

Avatar
1031
×

Pusat Informasi KKKS Sepi, Begini Respon Kasubag BUMD dan BLUD Setdakab Sumenep

Sebarkan artikel ini
Pusat Informasi KKKS Sepi, Begini Respon Kasubag BUMD dan BLUD Setdakab Sumenep
Potret Bangunan Pusat Informasi KKKS di Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Kantor Pusat Informasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang terletak di Jalan KH. Mansyur, Sumenep, tampak sepi dan tidak terawat.

Bangunan yang telah berdiri sekitar 2 tahun lalu, kini terlihat tertutup rapat tanpa adanya aktivitas yang mencerminkan fungsinya sebagai pusat informasi masyarakat terkait kegiatan perwakilan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Pantauan wartawan pada Selasa (06/05/2025) menunjukkan, pintu kantor dalam keadaan terkunci dan area sekitarnya tampak kumuh serta tidak terurus. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar dari masyarakat sekitar yang menilai keberadaan kantor tersebut tidak memberi dampak berarti.

“Selama ini, kami tidak tahu kantor itu sebenarnya untuk apa. Tidak pernah terlihat ada kegiatan di sana,” ujar salah satu warga disekitar pusat informasi KKKS.

Menanggapi hal itu, Kasubag BUMD dan BLUD Setdakab Sumenep, Dewi Lestari, menjelaskan, bahwa meski tampak sepi, kantor tersebut tetap menjalankan fungsinya.

“Bukan berarti tidak ada aktivitas sama sekali. Kantor itu merupakan kepanjangan tangan dari teman-teman KKKS untuk memberikan informasi kepada masyarakat,” ungkap Dewi saat dikonfirmasi.

Menurutnya, kantor tersebut lebih bersifat sebagai pusat layanan informasi, bukan kantor operasional utama, sehingga wajar jika tidak setiap hari terlihat ada aktivitas fisik.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak KKKS mengenai langkah konkret untuk memaksimalkan pemanfaatan bagunan pusat informasi tersebut.

Masyarakat pun berharap ada kejelasan agar aset publik tersebut tidak menjadi bangunan kosong tak bertuan.

“Sudah sering kami sampaikan, untuk apa ada pusat informasi, kami sebagai warga di wilayah terdampak yakni kepulauan Sapeken dan Raas justru langsung komunikasi kepada HUMAS KKKS,” tukas Karim.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep