BeritaOlahraga

“Piala AF Sport” Akan Dilanjutkan Tanpa Suporter di Lapangan

Avatar
×

“Piala AF Sport” Akan Dilanjutkan Tanpa Suporter di Lapangan

Sebarkan artikel ini
Piala AF Sport Akan Dilanjutkan Tanpa Suporter di Lapangan
Potret Salah Satu Pertandingan Piala AF Sport U-17 di Stadion A. Yani Sumenep. (Foto: AF Sport).

Mediapribumi.id, Sumenep — Setelah mengalami kericuhan saat pertandingan antara Kecamatan Ambunten melawan Kecamatan Masalembu pada Selasa (20/10/2026) di Stadion A. Yani, dan turnamen sempat dihentikan kini ajang turnamen sepak bola “Piala AF Sport U-17” Sumenep dilanjutkan kembali.

Namun, turnamen yang mempertemukan antar kecamatan se-Kabupaten Sumenep itu kini dilaksanakan untuk babak selanjutnya dengan menutup pintu untuk suporter di lapangan secara langsung.

Ketua Panitia Piala AF Sport U-17, Hasbul Bahri menjelaskan, keputusan untuk melanjutkan kompetisi ini setelah melakukan koordinasi dengan Polresta Sumenep.

“Dengan catatan pertandingan dilanjutkan tanpa ada suporter di lapangan,” katanya saat Konferensi Pers di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumenep, Kamis (22/10/2026).

Meskipun demikian, para pendukung atau suporter tetap bisa menyaksikan secara dalam jaringan (daring) melalui siaran langsung Youtube RRI Sumenep.

Untuk setiap tim yang akan bertanding nantinya hanya lima orang official dan pemain di lapangan. Selebihnya hanya panitia dan wartawan yang sedang melakukan liputan.

Terkait dengan peraturan pertandingan, Hasbul menjelaskan tidak ada perubahan. Semuanya tetap disesuaikan dengan aturan awal yang sudah ditetapkan.

“Kami tidak mengubah format pertandingan, jadi tetap disesuaikan dengan aturan lama,” tambahnya.

Tekait kericuhan yang terjadi pada pertandingan yang mempertemukan antara Masalembu dan Ambunten pada Selasa (20/10/2026) yang lalu, Hasbul menjelaskan untuk keamanan sudah dilakukan sesuai dengen ketentuan yang berlaku.

Namun, tidak dilakukan penebalan keamanan karena prediksi panitia tidak akan terjadi hal demikian, mengingat dua tim ini rekam jejaknya tidak pernah terlibat kericuhan sebelumnya.

“Yang kami lakukan penebalan saat pertandingan Batang-Batang dan Pasongsongan, namun berjalan secara kondusif hingga akhir,” tegasnya.

Pertandingan ini akan dilanjutkan pada hari Sabtu (24/10/2026) mendatang pada jam pertama mempertemukan Sapeken dan Arjasa, kemudian jam kedua mempertemukan Nonggunong dan Pasongsongan.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *