Mediapribumi.id, Sumenep — UKM Arya Ulumul Quran Universitas Wiraraja (UNIJA) Madura menggelar seminar pendidikan bertema “Generasi Qur’ani dalam Menyikapi Perkembangan Teknologi di Tengah Revolusi Kecerdasan Buatan (AI)” di Graha Sumekar, Sabtu (26/09/2026) pagi.
Ketua Umum UKM Arya Ulumul Quran Universitas Wiraraja, Achmad Fauzan Mutawaqil, mengingatkan mahasiswa agar tidak menjadikan kemudahan teknologi AI sebagai alasan untuk berhenti berpikir kritis.
“Jangan sampai teknologi yang seharusnya membantu kita justru membuat kita malas berpikir. Apalagi disalahgunakan,” kata Fauzan.
Ia menyebut kehadiran AI sebagai konsekuensi dari lajunya perubahan zaman yang mau tidak mau harus dihadapi mahasiswa saat ini.
“Kita bisa melihat bahwa perkembangan zaman sekarang semakin pesat. Banyak hal baru yang muncul, salah satunya adalah hadirnya teknologi AI,” ujarnya.
Meski demikian, Fauzan menegaskan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru itu harus dibarengi dengan sikap bijak dalam pemanfaatannya.
“Sebagai mahasiswa, selain kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut, kita juga harus bijak dalam menggunakan dan memanfaatkannya,” tuturnya.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni aktivis LBM PCNU Sumenep Ust. Ilham Alfarisi dan dosen Universitas Wiraraja Evi Dwi Hastri, S.H., M.H., CPM, dengan moderator Ach. Fadhail, S.AP.
Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!













