BeritaEkonomiMigas

Paguyuban UMKM Binaan MedcoEnergi Pamerkan Produk di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa

Avatar
×

Paguyuban UMKM Binaan MedcoEnergi Pamerkan Produk di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa

Sebarkan artikel ini
Paguyuban UMKM Binaan MedcoEnergi Pamerkan Produk di Lokakarya Media
Stand UMKM Binaan MedcoEnergi Saat Dikunjungi Pimpinan SKK Migas.

Mediapribumi.id, Yogyakarta — MedcoEnergi juga turut membina sejumlah kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kepulauan Giligenting Sumenep.

Paguyuban UMKM binaan MedcoEnergi ini turut memamerkan produknya, dengan membawa total enam produk unggulan pada Lokakarya Media SKK Migas – KKKS Jabanusa 2026 yang berlangsung di Hotel Tentrem Yogyakarta, Kamis (17/09/2026).

Ketua Paguyuban UMKM Binaan MedcoEnergi, Husniyatul Aini, mengatakan pembinaan dari Medco sudah berlangsung sejak 2018. Bantuan yang diberikan berupa fasilitas peralatan produksi lengkap, mulai dari tungku, wajan, alat pengukus, hingga alat pengiris manual.

“Sejak 2018 kami difasilitasi semua peralatan produksi, seperti tungku, wajan, alat pengukus, dan alat pengirisan manual,” kata Aini.

Ia menambahkan, pembinaan dari MedcoEnergi terus berlanjut hingga sekarang. Bahkan, perusahaan secara berkala menanyakan kondisi peralatan produksi yang dimiliki para pelaku UMKM binaan.

“Sampai sekarang kami terus dibina, dan terus ditanyakan soal peralatan yang kami miliki,” ujarnya.

Dia juga memperkenalkan produknya bernama Poli Pop. Produk tersebut diberi sentuhan inovasi dan dikemas dengan kemasan yang lebih modern agar lebih menarik di pasaran.

Inu menjelaskan, usahanya telah dibina MedcoEnergi sejak 2018 melalui pelatihan dan bantuan peralatan produksi. Selain itu, kelompoknya juga terus didampingi oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam pengembangan usaha.

“Kami dibina sejak 2018 oleh Medco, diberi pelatihan dan dibantu peralatan. Kami juga terus didampingi oleh LSM,” katanya.

Menurut Aini, pemasaran produk saat ini masih terpusat di sekitar wilayah kepulauan. Untuk pembeli dari luar Kecamatan Giligenting, transaksi biasanya difasilitasi melalui LSM pendamping.

“Pemasarannya masih di sekitar kepulauan. Kalau ada konsumen dari luar Giligenting, biasanya melalui LSM yang mendampingi kami,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, produknya sudah pernah dipasarkan melalui platform TikTok. Namun, penjualan lewat toko daring (online shop) masih terkendala akses yang terbatas, sehingga biaya operasional menjadi lebih tinggi karena distribusi barang harus menggunakan perahu.

“Kami sudah ada di TikTok. Hanya saja untuk dijual di online shop, aksesnya masih terbatas, sehingga biaya operasionalnya lebih tinggi karena harus memakai perahu,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menyebut produk Poli Pop sudah merambah pasar Jakarta melalui jaringan warung Madura. Ke depan, kelompoknya menargetkan pengembangan usaha agar bisa naik kelas hingga menembus pasar nasional.

“Ini sudah dipasarkan di Jakarta melalui jaringan warung Madura. Ke depan kami akan terus mengembangkan usaha ini agar bisa naik kelas hingga nasional,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi dukungan yang diberikan MedcoEnergi selama ini, yang dinilai memberikan motivasi sekaligus membantu akses pasar bagi para pelaku UMKM binaan.

“Dukungan Medco luar biasa, sangat memotivasi dan membantu kami agar bisa mengakses pasar dan mengikuti perkembangan pasar. Saya sangat puas,” ujarnya.

Ia berharap pemasaran produk UMKM binaan MedcoEnergi dapat semakin meluas, minimal mampu menjangkau pasar Sumenep secara umum terlebih dahulu.

“Harapan kami, pasarnya bisa makin luas, minimal bisa dipasarkan di Sumenep secara umum dulu,” pungkasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *