BeritaEkonomi

BPS Sumenep Lampaui Target Harian Sensus Ekonomi 2026

Avatar
21
×

BPS Sumenep Lampaui Target Harian Sensus Ekonomi 2026

Sebarkan artikel ini
BPS Sumenep Lampaui Target Harian Sensus Ekonomi 2026
Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijoyo.

Mediapribumi.id, Sumenep — Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Sumenep mencatat perkembangan menggembirakan. Baru berjalan tujuh hari kerja sejak pendataan lapangan dimulai pada 15 Juni 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) setempat telah melampaui target harian nasional yang ditetapkan sebesar 7,5 persen.

“Alhamdulillah, sejak Senin pagi tadi kami sudah melebihi target sejak 7 hari kerja, yaitu 9,86 persen,” ungkap Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijoyo, Selasa (23/06/2026).

Capaian tersebut didukung oleh mobilisasi ribuan petugas lapangan yang tersebar di seluruh penjuru kabupaten. BPS Sumenep mengerahkan 1.354 Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dan 182 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) untuk menjangkau 27 kecamatan, 334 desa dan kelurahan, serta 6.532 satuan lingkungan setempat (SLS).

Secara keseluruhan, SE 2026 di Sumenep menargetkan pendataan terhadap 408.561 keluarga dan 187.293 unit usaha. Pendataan lapangan secara *door to door* dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Handoyo menjelaskan, sensus ini tidak hanya memotret jumlah usaha, tetapi juga menggali karakteristik usaha secara menyeluruh — mulai dari perkembangan industri digital, daya saing, keterkaitan antarusaha, hingga dimensi ekonomi hijau yang kian relevan dalam peta pembangunan ekonomi nasional.

“Data yang akurat menjadi landasan pengambilan keputusan yang tepat. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” ujarnya.

Handoyo memastikan seluruh informasi yang diberikan responden dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menegaskan data yang terkumpul semata-mata digunakan untuk kepentingan statistik — perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, dan evaluasi sektor usaha — dan tidak akan digunakan untuk audit, investigasi, maupun keperluan perpajakan.

“Hasil sensus yang dipublikasikan berbentuk data agregat sehingga tidak akan menampilkan identitas maupun rincian usaha tertentu kepada publik,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar menyambut petugas sensus dengan terbuka dan memberikan jawaban yang jujur dan lengkap.

“Petugas sensus adalah para pejuang data untuk bangsa dan keluarganya,” pungkas Handoyo.

Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Jadi Sumenep