BeritaPemerintahanPendidikan

Gubernur Jatim Serahkan Beasiswa Afirmasi Secara Simbolis di SMAN 2 Sumenep

Avatar
×

Gubernur Jatim Serahkan Beasiswa Afirmasi Secara Simbolis di SMAN 2 Sumenep

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jatim Serahkan Beasiswa Afirmasi Secara Simbolis di SMAN 2 Sumenep
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Saat Menyerahkan Beasiswa Afirmasi di SMAN 2 Sumenep.

Mediapribumi.id, Sumenep — Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur berlanjut di Sumenep, Rabu (14/10/2026). Setelah memusatkan kegiatan di Pantai Slopeng, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan beasiswa afirmasi secara simbolis di SMAN 2 Sumenep kepada sejumlah siswa asal Madura.

Khofifah menyampaikan terima kasih kepada warga Sumenep atas sambutan selama kunjungan. Ia menjelaskan bahwa peringatan hari jadi tahun ini dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ini hari jadi, berbeda dari sebelumnya. Kami menyisir masyarakat dengan memberikan bansos, cek kesehatan, pemberdayaan, serta charity kepada penyandang disabilitas dan lansia,” ujarnya.

Menurut Khofifah, rangkaian kegiatan di Sumenep juga diisi dengan penanaman 81 pohon dalam program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP), yang disesuaikan dengan usia ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jatim Serahkan Beasiswa Afirmasi Secara Simbolis di SMAN 2 Sumenep
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Menanam Pohon di Halaman SMAN 2 Sumenep.

Ia menambahkan, seusai dari Slopeng, Pemprov Jatim melalui Baznas Jatim membantu rehabilitasi 20 unit rumah warga. Baznas Kabupaten Sumenep disebut akan menambah jumlah bantuan tersebut. Selain itu, Pemprov Jatim menyalurkan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

Terkait beasiswa, Khofifah menyebut program afirmasi ini menyasar 50.000 siswa di seluruh Jawa Timur dengan total anggaran Rp50 miliar. Setiap siswa SLB, SMA, dan SMK penerima beasiswa mendapat bantuan Rp1 juta. Penerima berasal dari keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga 4.

“Kami memberikan beasiswa afirmasi kepada 50.000 siswa se-Jatim. Anggarannya Rp50 miliar, per siswa SLB, SMA, dan SMK sebesar Rp1 juta, di desil 1 sampai 4,” katanya.

Khofifah menegaskan, berbagai program itu tidak hanya dilaksanakan di Sumenep. Pemprov Jatim, kata dia, telah menjalankan kegiatan di sejumlah daerah sejak awal Oktober.

“Hal ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Bantu kami agar selalu hadir di halaman pencarian Anda. Klik tombol di samping untuk memprioritaskan artikel dari kami!

Jadikan Sumber Pilihan
Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *